Minggu, 21 November 2010
Jumat, 19 November 2010
Terbentuknya 'WESTLIFE'
Terbentuknya Westlife
6 As 1 Menjadi IOU
Tampil Bersama BSB (Backstreet Boys)
Ganti Lagi Menjadi Westside
Akhirnya Menjadi Westlife
Album:
Diposting oleh QF's di 12:38:00 AM 0 komentar
Kisah keluarga
Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu. Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya. Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu : "Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan" Ibu itu kemudian menutup matanya. "Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?" Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya. Virginia Satir melanjutkan; "Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi". Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya. "Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu & kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu". Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tsb. "Sekarang bukalah mata ibu" Ibu itu membuka matanya "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?" Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif". Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah. Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming) . Dan teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita sehingga sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya. Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang : Saya BERSYUKUR;
- Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain.
- Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.
- Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan
- Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi
- Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman
- Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan
- Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras
- Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat
- Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup
- 10. Untuk dst...
Diposting oleh QF's di 12:23:00 AM 0 komentar
Kasih kasih seorang Ibu... Sepanjang Masa
Si Budi adalah anak yang kebetulan terlahir cacad, satu dari dua telinganya tidak memiliki daun telinga. Pada saat usianya mulai menginjak lima tahun, Budi kecil sering sekali di ejek oleh teman-temannya. Hingga Budi yang tadinya adalah anak periang belakangan ini menjadi anak yang diam, pemurung, dan cenderung lebih suka menyendiri. Kedua orang tua Budi begitu sedih melihat hal ini terjadi pada anaknya. Ibunya yang begitu sayang padanya, kerap kali selalu memotivasi si Kecil Budi untuk tidak malu dan rendah diri akan kekurangannya tersebut. Namun usaha demi usaha yang dilakukan orang tuanya sepertinya sia-sia belaka. Dari hari ke hari Budi semakin tidak mengurung diri dan bertemu dengan teman-temannya.
Sampailah suatu ketika orang tuanya mengabari bahwa ada seorang dari surga yang akan membantu Budi untuk memperbaiki daun telinganya melalui proses operasi pencangkokan telinga... Budi kecil sangat bahagia sekali...mendengar berita itu meskipun dalam hati ia bertanya-tanya siapa gerangan orang ini dan apa bisa telinganya di cangkok menjadi bagus seperti telinga yang satunya lagi.
Singkat cerita operasi itupun berjalan lancar dan sukses. Kini Budi memiliki dua telinga yang normal seperti anak-anak lainnya. Dan tentu saja sejak saat itu Budi kembali menjadi anak yang periang dan kembali aktif seperti sedia kala. Akan tetapi didalam hati Budi ada satu pertanyaan yang belum terjawab. Siapakah Gerangan orang dari Surga tersebut yang telah begitu mulia mau mencangkokan telinga bagi dirinya. Namun setiap kali hal ini ditanyakan pada kedua orang tuanya, Budi selalu mendapat jawaban “Sayang kelak kamu akan tahu dengan sendirinya siapa orang itu.
Sampailah Budi kini sudah menjadi orang Dewasa yang sudah bekerja di luar daerah dan tinggal jauh dari kedua orang tuanya.
Suatu ketika Budi begitu kaget mendapat berita bahwa Ibunya dalam kondisi sakit keras dan Kritis. Segera saja Budi memutuskan untuk mengambil cuti dan segera menengok ibunya. Sayang sekali begitu Budi tiba dirumahnya Ibunya telah pergi mendahului untuk berpulang pada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Budi bagitu sedih, kaget dan yang membuatnya lebih terpukul lagi manakala ia melihat Ibunya sedang dimandikan, dan menemukan bahwa salah satu daun telinga ibunya tidak ada....., Budi tidak pernah menyangka bahwa jika selama ini ibunya selalu memanjangkan rambut adalah untuk menutupi salah satu telinganya yang telah ia potong untuk di cangkokan pada dirinya. Budi mulai menitikkan Air Mata... betapa ia tidak pernah mengetahui bahwa orang yang datang dari Surga itu ternyata adalah ibunya sendiri dan kini tanpa sepengetahuannya pula orang tersebut telah kembali lagi ke Surga tanpa Budi berada disampingnya.
Para orang tua dan guru yang berbahagia....sadarkah kita bahwa sesungguhnya begitu besar cinta seorang ibu pada anaknya....apapun rela ia korbankan demi anaknya tercinta....Ibu kita tidak pernah meminta apun sebagai imbalannya. Tapi mengapa terkadang hanya untuk mendengarkan atau mengikuti nasehatnya saja kita begitu sulitnya, meskipun sesungguhnya nasehat-nasehat itu hanya untuk kebaikan hidup kita dan sama sekali bukan untuk kebaikan ibu kita....
Diposting oleh QF's di 12:21:00 AM 0 komentar
Belajar mencintai dari cicak
Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor cicak terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah surat. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek surat itu, ternyata surat tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.
Apa yang terjadi ?. Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun ?. Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada surat itu!.
Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. Kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor cicak lain muncul dengan makanan di mulutnya....Ahhhh!. Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor cicak lain yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama 10 tahun.
Sungguh ini sebuah cinta... cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor cicak itu . Apa yang dapat dilakukan oleh cinta ?, tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.
Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Lalu saya mulai berpikir tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman, kekasih, saudara lelaki, saudara perempuan. Seiring dengan berkembangnya teknologi, akses kita untuk mendapatkan informasi berkembang sangat cepat. Tapi tak peduli sejauh apa jarak diantara kita, berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang-orang yang kita kasihi. Jangan pernah mengabaikan orang yang anda kasihi!!!.
Diposting oleh QF's di 12:20:00 AM 0 komentar
Kasih Bapa
Derek Redmond, seorang atlit pelari 400m, telah mmpersiapkan diri dan berlatih selama bertahun-tahun sebelum akhirnya ia bertanding di Olimpiade 1992 di Barcelona. Di tengah cuaca yang panas dalam pertandingan itu, Redmond terkilir dan jatuh kesakitan. Tak kenal menyerah, ia berdiri dan dengan terpincang-pincang bertekad mencapai garis finish. Tak jauh dari garis finish, ayahnya Jim Redmond, segera berlari ke lapangan untuk menolong anaknya. Sebelum seorangpun menghalanginya, sang ayah itu meraih anaknya. Sambil bersandar di pundak ayahnya, Derek Redmond mencapai garis finish. Seluruh penonton berdiri dan bersorak untuk kedua orang ini.
Seperti halnya perjalanan iman kita, kita harus melatih diri kita agar dapat menjadi atlit yang baik.
Menjadi atlit dibutuhkan usaha yang keras, ketekunan, dan tentu saja niat yang kuat.
(Yakobus 1: 3-4) sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.
Seperti Derek yang mendapatkan kecelakaan dalam perlombaan, demikianlah seharusnya kita tetap berlari, apapun yang terjadi tetaplah teguh dan berusaha mencapai garis finish. Meskipun ada halangan dan rintangan baik dari dalam diri kita sendiri maupun dari luar diri kita, kasih Bapa tak akan lepas dari kita. Jikalau Jim sebagai ayah tak segan untuk menolong Derek untuk mencapai garis finish, demikianpun Tuhan. KasihNya sungguh besar dan tak terduga. (Efesus 3:18,19) Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih KRISTUS, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.
(Roma 8:38,39) Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam KRISTUS YESUS, Tuhan kita.
Bapa selalu melihat, mengawasi, dan membantu anakNya.
TanganNya tak akan kurang panjang untuk menyelamatkan, telingaNya tidak acuh kepada setiap jeritan kita (Yesaya 59:1) Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
Tetaplah tujukan pandangan kita kepadaNya. Jangan pernah berpaling dan menjauh dari kasihNya.(I Petrus 3:12) Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat."
Dia bahkan akan berlari, memeluk, dan memagang tangan kita supaya kita beroleh kekuatan baru.
Bila engkau sudah tak berdaya, tak mampu, yang perlu dilakukan hanyalah kembali.
Dengan kasih Tuhan akan selalu menerima.
(Lukas 15:20) Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.
Diposting oleh QF's di 12:19:00 AM 0 komentar
Alami Kasih-Nya
Memiliki tubuh yang normal adalah keinginan semua orang. Stacey Herald, seorang ibu dengan tubuh terkecil di dunia "2-feet, 4-inches tall, a total of 28 inches. She is 33 and was born with a genetic disorder called with osteogenesis imperfecta, which causes bones to break easily" (http://www.rightcelebrity.com/?p=7217)
yang telah melahirkan bayi ketiganya pada 28 November 2009 yang lalu, dengan kondisi bayi laki-laki tersebut lahir sehat.
Sebelum melahirkan anak yang ketiga ini, Stacey dan suaminya telah diperingatkan oleh dokter agar tidak memiliki anak lagi karena akan membahayakan kesehatannya, namun mereka menentang perintah dokter.
Karena tubuhnya yang kecil, untuk kelahiran bayi ketiganya ini harus melalui proses induksi selama 32 minggu. Petugas medis setempat khawatir anak yang dikandungnya akan menghancurkan organ tubuh sang ibu. Namun Stacey tampak senang. Saat meninggalkan rumah sakit, ia sempat berujar: "Dia anak laki-laki sempurna yang paling indah yang pernah kulihat. Yang saya ingin lakukan adalah tetap berada di sisinya".
Menjadi seorang yang bertubuh terkecil di dunia, tidak membuat Stacey pasrah pada keadaannya. Apapun rela ia lakukan untuk membantu kelahiran anak ketiganya ini, sekalipun ia harus menjalani proses medis yang merepotkan, melelahkan dan menghabiskan biaya yang tidak sedikit.
Stacey berhasil mencatatkan dirinya dalam rekor dunia sebagai ibu dengan tubuh terkecil. http://www.worldrecordsacademy.org/human/smallest_mother_Stacey_Herald_sets%20world_record_90460.htm
Demi melahirkan anaknya, Stacey rela mengambil segala risiko yang akan dihadapi termasuk kehilangan nyawanya.
Begitu pula Allah, Dia rela turun ke dunia, mengambil bentuk tubuh manusia, dihina dan disalibkan, agar supaya kita semua manusia beroleh keselamatan, karena kasihNya yang begitu besar bagi kita semua. KRISTUS telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" (Galatia 3:13)
Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. (2 Kor 5:21)
KebangkitanNya dari kematian membuktikan bahwa Dialah Tuhan sejati.Karena ada tertulis: "Demi Aku hidup, demikianlah Firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Allah." (Roma 14:11)
Bersyukurlah kita yang telah menerima kasih karuniaNya!!! Kita dilayakkan menjadi anakNya.Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya. (Yohanes 1:12)
HALELUYA
Diposting oleh QF's di 12:18:00 AM 0 komentar
Batu kecil dan mutiara
Pada suatu ketika, hiduplah seorang pedagang batu-batuan. Setiap hari dia berjalan dari kota ke kota untuk memperdagangkan barang-barangnya itu. Ketika dia sedang berjalan menuju ke suatu kota, ada suatu batu kecil di pinggir jalan yang menarik hatinya. Batu itu tidak bagus, kasar, dan tidak mungkin untuk dijual. Namun pedagang itu memungutnya dan menyimpannya dalam sebuah kantong, dan kemudian pedagang itu meneruskan perjalanan nya.
Setelah lama berjalan, lelahlah pedagang itu, kemudian dia beristirahat sejenak. Selama dia beristirahat, dia membuka kembali bungkusan yang berisi batu itu. Diperhatikannya batu itu dengan seksama, kemudian batu itu digosoknya dengan hati-hati. Karena kesabaran pedagang itu, batu yang semula buruk itu, sekarang terlihat indah dan mengkilap. Puaslah hati pedagang itu, kemudian dia meneruskan perjalanannya.
Selama dia berjalan lagi, tiba-tiba dia melihat ada yang berkilau-kilauan di pinggir jalan. Setelah diperhatikan, ternyata itu adalah sebuah mutiara yang indah. Alangkah senangnya hati pedagang tersebut,mutiara itu diambil dan disimpannya tetapi dalam kantong yang berbeda dengan kantong tempat batu tadi. Kemudian dia meneruskan perjalanannya kembali. Adapun si batu kecil itu merasa bahwa pedagang itu begitu memperhatikan dirinya, dan dia merasa begitu bahagia.
Namun pada suatu saat mengeluhlah batu kecil itu kepada dirinya sendiri. "Tuan begitu baik padaku,setiap hari aku digosoknya walaupun aku ini hanya sebuah batu yang jelek, namun aku merasa kesepian. Aku tidak mempunyai teman seorangpun, seandainya saja Tuan memberikan kepadaku seorang teman".
Rupanya keluhan batu kecil yang malang ini didengar oleh pedagang itu. Dia merasa kasihan dan kemudian dia berkata kepada batu kecil itu "Wahai batu kecil, aku mendengar keluh kesahmu, baiklah aku akan memberikan kepadamu sesuai dengan yang engkau minta".
Setelah itu kemudian pedagang tersebut memindahkan mutiara indah yang ditemukannya di pinggir jalan itu ke dalam kantong tempat batu kecil itu berada. Dapat dibayangkan betapa senangnya hati batu kecil itu mendapat teman mutiara yang indah itu. Sungguh betapa tidak disangkanya, bahwa pedagang itu akan memberikan miliknya yang terbaik kepadanya.
Waktu terus berjalan dan si batu dan mutiara pun berteman dengan akrab. Setiap kali pedagang itu beristirahat, dia selalu menggosok kembali batu dan mutiara itu.Namun pada suatu ketika, setelah selesai menggosok keduanya, tiba-tiba saja pedagang itu memisahkan batu kecil dan mutiara itu. Mutiara itu ditempatkannya kembali di dalam kantongnya semula, dan batu kecil itu tetap di dalam kantongnya sendiri.
Maka sedihlah hati batu kecil itu. Tiap-tiap hari dia menangis, dan memohon kepada pedagang itu agar mengembalikan mutiara itu bersama dengan dia. Namun seolah-olah pedagang itu tidak mendengarkan dia. Maka putus asalah batu kecil itu, dan di tengah-tengah keputusasaan nya itu, berteriaklah dia kepada pedagang itu "Oh tuanku, mengapa engkau berbuat demikian? Mengapa engkau mengecewakan aku?"
Rupanya keluh kesah ini didengar oleh pedagang batu tersebut. Kemudian dia berkata kepada batu kecil itu "Wahai batu kecil, kamu telah ku pungut dari pinggir jalan. Engkau yang semula buruk kini telah menjadi indah. Mengapa engkau mengeluh? Mengapa engkau berkeluh kesah? Mengapa hatimu berduka saat aku mengambil mutiara itu daripadamu? Bukankah mutiara itu miliku, dan aku bebas mengambilnya setiap saat menurut kehendakku? Engkau telah kupungut dari jalan, engkau yang semula buruk kini telah menjadi indah. Ketahuilah bahwa bagiku, engkau sama berharganya seperti mutiara itu, engkau telah kupungut dan engkau kini telah menjadi milikku juga. Biarlah aku bebas menggunakanmu sekehendak hatiku. Aku tidak akan pernah membuangmu kembali".
Nilai yang bisa kiat ambil :
Mengertikah apakah maksud cerita di atas ? Yang dimaksud dengan batu kecil itu adalah kita-kita semua, sedangkan pedagang itu adalah Tuhan sendiri. Kita semua ini buruk dan hina di hadapanNya, namun karena kasihnya itu Dia memoles kita, sehingga kita dijadikannya indah di hadapanNya. Sedangkan yang dimaksud dengan mutiara itu adalah berkat Tuhan bagi kita semua. Siapa yang tidak senang menerima berkat? Berkat itu dapat berupa apa saja dalam kehidupan kita sehari-hari, mungkin berupa kegembiraan, kesehatan, orangtua, saudara dan sahabat, dan banyak lagi. Apakah kita pernah bersyukur, setiap kali kita mendapat berkat itu? Dan apakah kita tetap bersyukur, jika seandainya Tuhan mengambil semuanya itu dari kita? Bukankah semua itu milikNya dan Ia bebas mengambilnya kembali kapanpun Ia mau? Bersyukurlah selalu kepadaNya, karena Dia tidak akan pernah mengecewakan kita semua.
Yer 29:11-12
Bukankah Aku ini mengetahui rencana-rencanaKu kepadamu ? Yaitu rencana keselamatan dan bukannya rencana kecelakaan untuk memberikan kepadamu hari esok yang penuh harapan. Maka kamu akan berseru dan datang kepadaKu untuk berdoa dan Aku akan mendengarkan kamu.
Diposting oleh QF's di 12:17:00 AM 0 komentar
Bob Butler Menyelamatkan Gadis Tanpa Lengan!!!
Bob Butler kehilangan kedua kakinya karena ledakan ranjau saat perang
Vietnam tahun 1965. Dia pulang sebagai seorang pahlawan perang. Dua
puluh tahun kemudian, dia membuktikan bahwa heroisme itu datang dari
dalam hati.
Butler sedang bekerja di dalam garasi di sebuah kota kecil di Arizona
pada suatu hari di musim panas. Saat itu dia mendengar teriakan
histeris seorang wanita dari belakang rumah tetangganya. Dia mengayuh
kursi rodanya ke rumah itu dan menuju ke halaman belakang. Tetapi ada
pagar terkunci yang tidak memungkinkan kursi roda itu lewat. Veteran
itu kemudian turun dari kursi, melompati pagar dengan kedua tangannya
dan merayap dengan secepatnya melewati semak dan rerumputan.
"Saya harus segera sampai ke sana," katanya. "Tidak peduli apakah itu
akan menyakitkan dan melukai tubuhku sendiri."
Saat Butler sampai di belakang rumah, dia mengikuti teriakan itu
sampai ke kolam renang, dimana ada seorang anak perempuan berumur tiga
tahun yang tergeletak di dasar kolam. Anak itu lahir dengan tidak
memiliki kedua lengan, jatuh ke kolam renang dan tidak bisa berenang.
Ibunya berdiri di tepi kolam sambil berteriak histeris. Butler segera
menyelam ke dasar kolam renang dan membawa Stephanie keluar. Wajahnya
telah kebiruan, tidak ada detak jantung dan tidak bernafas.
Butler segera memberi nafas buatan saat ibu Stephanie menelpon
departemen pemadam kebakaran (911). Dia bilang semua petugas pemadam
kebakaran sedang bertugas keluar, dan tidak ada petugas di kantor.
Dengan tanpa harapan, dia menangis dan memeluk bahu Butler.
Sambil meneruskan memberi nafas buatan, Butler menenangkan ibunya
Stpehanie. "Jangan kuatir," katanya. "Saya sudah menjadi tangannya
untuk membawanya keluar dari kolam. Dia akan baik-baik saja. Sekarang
saya sedang menjadi paru-parunya. Bersama kita akan bisa melewatinya."
Dua menit kemudian gadis kecil itu batuk-batuk, siuman kembali dan
mulai menangis. Ketika mereka berpelukan dan bersyukur, ibunya
Stephanie bertanya bagaimana Butler bisa tahu bahwa semua akan bisa
diatasi dengan baik.
"Saat kedua kaki saya meledak di perang Vietnam, saya seorang diri di
tengah lapangan," Butler bercerita. "Tidak ada seorang pun yang mau
datang untuk menolong, kecuali seorang anak perempuan Vietnam. Dengan
susah payah dia menyeret tubuh saya ke desa, dan dia berbisik dengan
bahasa Inggrisnya yang terpatah-patah, 'Semuanya OK. Kamu bisa hidup.
Saya menjadi kakimu. Bersama kita bisa melewati semuanya.' "
"Sekarang ini giliran saya," kata Butler kepada ibunya Stephanie,
"Untuk membalas semua yang sudah saya terima."
Apa makna dari cerita diatas?bisa menyimpulankannya sendiri.
indahnya klo semua orang bisa saling tolong menolong..bahu membahu...!ini juga yang dikehendaki Tuhan bagi anak-anakNya.
Diposting oleh QF's di 12:16:00 AM 0 komentar
Anak Anjing !?!
Sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang menaik bagi anak-anak kecil, "Dijual Anak Anjing".
Segera saja seorang anak lelaki datang, masuk ke dalam toko dan bertanya "Berapa harga anak anjing yang anda jual itu?" Pemilik toko itu menjawab, "Harganya berkisar antara 30 - 50 Dollar."
Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa keping uang, "Aku hanya mempunyai 2,37 Dollar, bisakah aku melihat-lihat anak anjing yang anda jual itu?" Pemilik toko itu tersenyum. Ia lalu bersiul memanggil anjing-anjingnya.
Tak lama dari kandang aning munculah anjingnya yang bernama Lady yang diikuti oleh lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian di sepanjang lorong toko. Tetapi, ada satu anak anjing yang tampak berlari tertinggal paling belakang. Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling terbelakang dan tampak cacat itu.
Tanyanya, "Kenapa dengan anak anjing itu?" Pemilik toko menjelaskan bahwa ketika dilahirkan anak anjing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya.
Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, "Aku beli anak anjing yang cacat itu." Pemilik toko itu menjawab, "Jangan, jangan beli anak anjing yang cacat itu. Tapi jika kau ingin memilikinya, aku akan berikan anak anjing itu padamu."
Anak lelaki itu jadi kecewa. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, "Aku tak mau kau memberikan anak anjing itu cuma-cuma padaku. Meski cacat anak anjing itu tetap mempunyai harga yang sama sebagaimana anak anjing yang lain. Aku akan bayar penuh harga anak anjing itu. Saat ini aku hanya mempunyai 2,35 Dollar. Tetapi setiap hari akan akan mengangsur 0,5 Dollar sampai lunas harga anak anjing itu."
Tetapi lelaki itu menolak, "Nak, kau jangan membeli anak anjing ini. Dia tidak bisa lari cepat. Dia tidak bisa melompat dan bermain sebagaiman anak anjing lainnya."
Anak lelaki itu terdiam. Lalu ia melepas menarik ujung celana panjangnya. Dari balik celana itu tampaklah sepasang kaki yang cacat. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, "Tuan, aku pun tidak bisa berlari dengan cepat. Aku pun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main sebagaimana anak lelaki lain. Oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu membutuhkan seseorang yang mau mengerti penderitaannya."
Kini pemilik toko itu menggigit bibirnya. Air mata menetes dari sudut matanya. Ia tersenyum dan berkata, "Aku akan berdoa setiap hari agar anak-anak anjing ini mempunyai majikan sebaik engkau."
NILAI YANG BISA KITA AMBIL :
Jangan pernah kita merendahkan orang yang memiliki kekurangan layaknya anjing itu, biar demikian itu adalah makhluk hidup dan merupakan ciptaan Tuhan, kekurangan seseorang seharusnya kita terima, bukan menyingkirkan kekurangan itu dalam hidup, karena mereka pun tidak ingin hidup seperti itu, karena menyingkirkan mereka sama saja kita tidak menghargai hidup orang.
Ingatlah kita semua dimata Tuhan YESUS KRISTUS sama,mau itu orang apapun dan bagaimanapun...jadi belajarlah untuk tidak membeda-bedakan,seperti cerita diatas kita punya hargai yang sama dimataNya...maka kita bisa memahami indahnya arti kebersamaan tanpa pandang bulu.
Diposting oleh QF's di 12:14:00 AM 0 komentar
Senin, 15 November 2010
PKR *Perkemahan Kreatif remaja* @Kamangta
Jika kami bersaksi takkan ada yang bisa kalahkan kami .
Diposting oleh QF's di 1:45:00 AM 0 komentar
Kamis, 11 November 2010
Senin, 08 November 2010
Soal Fisika
Soal !
Sebuah kisi difraksi yang memiliki 3000 garis/cm kita gunakan untuk menentukan panjang gelombang cahaya.
Sudut antara garis terang pusat dan garis pada orde kedua 30 derajat .
Berapa panjang gelombang cahaya tersebut ?
Cahaya dengan panjang gelombang 490 nm yang jatuh pada dua buah celah menghasilkan suatu pola inteferensi di mana pita terang keempat berada 35 nm dari terang pusat pd layar yg berjarak 1,5 m dri kedua celah .
Tentukan jarak pisah kedua celah ?
Taraf intensitas bunyi yang dihasilkan oleh pembicaraan seseorang didalam suatu ruangan adalah 40 dB. Berapa taraf intensitas bunyi yang dihasilkan oleh 100 orang yang sedang berbicara saat bersamaan ?
Diposting oleh QF's di 1:42:00 AM 0 komentar












































